Kamis, 08 Desember 2016

6 LANGKAH UNTUK MEMBANGUN MENTAL ENTREPRENEUR YANG KUAT


Untuk menjalankan suatu kegiatan bisnis atau usaha ada banyak hal yang harus dimiliki dan harus dipersiapkan oleh calon pelaku bisnis itu sendiri. Dimulai dari modal uang yang cukup, pengetahuan managerial atau teknik berbisnis yang baik serta yang terakhir adalah mental yang kuat.

Mengapa memiliki mental yang kuat begitu penting di dalam berbisnis? Karena di dalam berbisnis layaknya seperti di dalam medan perang. Mereka yang memiliki keberanian, pantang menyerah, strategi yang baik dan mental pebisnis yang kuatlah yang akan menjadi pemenangnya.

Pada artikel yang singkat ini, penulis mencoba berbagi sedikit mengenai tips untuk membangun mental pebisnis yang kuat yang diharapkan dapat bermanfaat bagi anda baik yang akan menjalankan bisnis maupun yang sudah menjalankanya agar bisnis anda semakin berkembang dan sukses.

1. Positif  Thinking

Berpikir positif dalam setiap hal pastinya suatu kelaziman. Dalam situasi apapun sebisa mungkin kita di tuntut untuk selaku berpikir positif, dan hal ini berlaku juga di dalam kegiatan berbisnis. Dengan berpikir positif dapat memberikan kejernihan di dalam berpikir. Hal ini sangat berguna untuk anda dalam mengambil keputusan.

Dengan berpikir positif, dapat memicu hal-hal yang positif juga tentunya. Sebagai contoh dapat menstimulasi ide-ide brilian yang dapat anda terapkan di bisnis anda. Berfikir positif juga berguna ketika bisnis kita mengalami suatu masalah atau halangan. Dengan berfikir positif kita dapat dengan mudah menyelesaikan masalah dengan bijak.

2. Membangkitkan Keberanian

Di dalam berbisnis kebernaian sangatlah dibutuhkan. Keberanianlah faktor lain dari pendukung kesuksesan berbisnis anda, contohnya tanpa keberanian kita tidak akan tahu hasil akhir dari sebuah bisnis kita jika kita takut untuk mengambil resiko dan keluar dari zona nyaman.

Berikutnya yakni keberanian untuk gagal. Karena tidak ada strategi yang dapat menjamin untuk kesuksesan setiap bisnis. Semua itu dibutuhkan keberanian untuk gagal agar kita mampu bangkit dan melangkah ke tingkat selanjutnya.

Banyak pebisnis yang bahkan takut untuk gagal dan akhirnya mereka tidak berani untuk mengambil keputusan. Hal ini menjadi penghalang bagi kesuksesan untuk datang. Jadi jika anda sudah memutuskan untuk memulai suatu bisnis maka bangkitkanlah keberanian tersebut.

3. Berani Mengambil Resiko

Seperti yang sudah dibahas di atas, point ini sangat penting untuk perkembangan bisnis anda. Ketahuilah resiko bukanlah momok yang menakutkan, akan tetapi resiko adalah pemacu kita untuk lebih termotivasi pada pencapaian. Dengan berani mengambil resiko kita akan taHu hal apa yang akan terjadi, dan dapat kita jadikan sebagai sebuah pembelajaran untuk selalu berani mengembangkan dan berinovasi pada setiap produk dan jasa yang kita jalani.

Dalam berbisnis sebuah resiko adalah sama dengan peluang. Jadi dengan mengambil resiko, tanpa anda sadari anda telah mengambil suatu peluang yang mungkin peluang itulah yang akan membawa kita pada kesuksesan. Selain itu dengan berani mengambil resiko dapat menjadi suatu pelajaran bagi anda untuk tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

4. Mental Pebisnis Wajib Tetap Optimis

Tentunya dalam berbisnis pastilah point yang satu ini sangat penting. Bagaimana mungkin kita dapat mencapai kesuksesan bila kita tidak yakin bahwa kita dapat mencapai kesuksesan tersebut. Selain itu dengan sikap optimis kita dapat mengambil keputusan dengan cepat dan akurat. Dalam berbisnis akurasi dalam mengambil keputusan sangatlah penting karena jika Anda ragu-ragu dalam mengambil suatu keputusan maka anda akan tertinggal jauh oleh para pesaing anda.

Memiliki sikap optimis sangat berguna sebagai self motivator. Ialah yang akan memacu anda untuk terus berkembang dan maju. Optimis lah yang memotivasi anda untuk terus bertahan di dalam ketatnya persaingan bisnis ini, dan dengan sikap optimis anda akan lebih bijak dalam menghadapi tantangan demi tantangan yang siap menguji anda.

5. Belajar Dari Pengalaman Pebisnis Terdahulu

Dalam kegiatan bisnis seorang motivator dan mentor sangatlah berperan penting. Mereka yang akan membangkitkan keberanian anda dan mendorong anda untuk berani menghadapi tantangan. Tentunya anda dapat belajar memahami strategi-strategi bisnis yang pernah mereka jalankan hal ini sebagai bahan pertimbangan anda untuk melangkah dan mengambil keputusan.

Dengan belajar dari mereka yang sudah sukses, kita tidak perlu mengalami kesalahan atau kesulitan yang mereka telah lalui sebelumnya. Cukup mempelajari agar anda tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang sudah mereka lakukan.

6. Fokus dan Konsisten

Setelah mental pebisnis melekat kuat didalam diri anda, maka hal yang terakhir yang harus anda miliki adalah sikap fokus dan konsisten. Setelah semua yang anda terapkan dari poin satu sampai point kelima maka anda diharuskan untuk tetap fokus pada apa yang menjadi tujuan dan tetap konsisten pada apa yang sudah anda jalankan. Dengan begitu jalan kesuksesan akan semakin dekat untuk anda raih.

Kesuksesan adalah hal yang relatif, setiap orang mendefinisikan berbeda-beda. Setiap orang mengukur kesuksesan dari tujuan yang telah mereka capai. Tetaplah fokus pada tujuan anda dan konsisten untuk menjalankannya dengan ikhlas. Demikian sedikit tips untuk membangun mental pebisnis yang kuat diharapkan dapat berguna untuk kita semua yang menjalankannya.

Maxmanroe

Kamis, 24 November 2016

Ngaji bisnis 2

Hikmah konsutasi dengan dosen terkait bisnis:

Demand (permintaan konsumen) tidak akan bertambah tanpa promosi.
Mustahil ada peningkatan permintaan jika kita tidak promosi.

Indonesia 300 juta orang gile gile orang semua. Itu konsumen semua rek.
Jika masih bilang produk kita gak laku berarti salah siapa?
Jawab dalam hati.

Pengusaha sejati tidak akan menyalahkan keadaan untuk hal hal yang menimpa diri nya.

Mind set nya coba di ubah pakai pertanyaan bagaimana bukan kenapa.

Kenapa produk saya gak laku?
Kenapa saya gak bakat jualan?
Kenapa saya jomblo?

Di ubah jadi

Bagimana agar produk saya makin laku?
Bagaimana cara nya jualan?
Bagaimana memperbaiki diri saya agar saya tidak jomblo?

Akhirnya ketemu solusi konkrit.

300 juta manusia pasar semua itu rek.

Yang ingin jadi pengusaha mustahil akan besar usaha nya jika selalu menyalah nyalahkan orang.

Kita yang salah cara nya akui salah perbaiki. Itu mental pengusaha sejati.

Kesimpulan
1.jika gak laku tanya dengan bagaimana? Bagiaman cara jualan biar lebih laku?
Bagimana promosi biar laku
2.jika stag gak nambah tiap minggu. Pakai pertanyaan bagimana cara saya bisa nambah penjualan tiap minggu.
3,pengusaha sejati selalu instropeksi diri salah akui salah perbaiki sampai ketemu metode terbaik

Salam entrepreneur.

https://timeline.line.me/post/_dQOfdtzmigNDqa6pEC945m9jF0JrZSFfqbWRV4k/1147852808208063310

Selasa, 22 November 2016

4 Modal Jadi Pengusaha Sukses

Oleh Ifsan Lukmannul Hakim,

Liputan6.com, New York - Sukses adalah cita cita setiap pengusaha. Mimpi, ide jenius dan antusiasme adalah bahan bakar para pebisnis.

Namun, banyak orang yang mempunyai keinginan yang kuat untuk bisa sebuah kerajaan bisnis, ternyata hanya berakhir menjadi sebuah keinginan tanpa pernah terwujud. Dengan kata lain, keinginan dari pengusaha tersebut gagal.

Kegagalan umumnya dikarekanan sabotase yang dilakukan oleh diri sendiri.

Berikut ini adalah 4 hal dalam diri Anda yang yang harus kuasai sebagai modal jadi pengusaha sukses dilansir dari entrepreneur:

1. Pola pikir

Pikiran Anda menilai realitas kehidupan, dan pada akhirnya menentukan nasib Anda. Untuk menjadi sukses pahami pola pikir yang Anda gunakan. Pahami diri Anda, potensi Anda, dan tetap berpikir positif.

Tidak mungkin berhasil jika Anda dikuasai pikiran negatif. Untuk dapat sukses panggilah pikiran inovatif Anda. Selain itu, latihlah pikiran Anda untuk lebih fleksibel, penuh harapan, dan lebih berkreasi.

2. Komitmen

Impian hanya sekedar angan-angan jika anda tidak yakin dan setengah hati dalam mengerjakannya. Jangan beranggapan puncak kesuksesan mudah diraih. jika beranggapan sukses itu mudah maka Ketika suatu tantangan datang, maka rasa frustrasi dan kebencian akan menyerang pikiran Anda.

Penghambat kesuksesan terbesar adalah rasa frustrasi dicampur dengan sendok kebencian. Jika Anda ingin sukses, Anda harus bersungguh-sungguh dan rela berkorban.

3. Pengendalian diri

Untuk menjadi sukses fokuslah pada pengendalian diri. Belajar untuk memahami, dan mengendalikan emosi Anda sehingga emosi negatif tidak bergolak dan menggagalkan kesuksesan Anda.

Apakah anda orang yang emosional? Sadari kondisi emosi anda saat mengambil keputusan. Keputusan yang dibuat karena rasa takut atau marah biasannya sering merusak hubungan dengan rekan Anda. Keputusan yang dibuat saat terlalu gembira dapat menyebabkan prilaku impulsif. Fase paling berbahaya adalah saat Anda bosan, karena memungkinkan Anda menunda sesuatu di saat Anda harus benar bertindak.

4. Kesabaran

Sebagai seorang pengusaha Anda mungkin memiliki sejuta ide di kepala Anda. Namun tanpa kesabaran, kecil kemungkinan ide Anda terwujud. kesabaran bagaikan otot, semakin sering anda menggunakannya, semakin kuat jiwa anda. Orang yang kurang sabar lebih mudah menyerah dan frustasi. kesuksesan sejati adalah proses dinamis yang dibangun atas perubahan, tantangan, dan pertumbuhan. (Ilh/Gdn)

BELAJAR DARI ANAK MUDA??

"Jika ingin tahu, kemana tren mengarah, belajarlah kepada anak muda” ~ Robert T. Kiyosaki.

Alhamdulillaah, selain saya masih muda (tampangnya), saya juga memang masih muda (semangatnya). Jadi, bergaul dengan anak muda sudah menjadi habitat saya.

Di tengah kerumitan ilmu bisnis, saya mendapat tamparan dari seorang anak muda, yang usianya baru genap 20 tahun, cewek lagi.

Dia hanya menjual 2 macam produk saja, penghasilan bersih bisa ratusan juta perbulan. Mungkin sebagian kawan-kawan sudah melihat screenshoot di timeline-nya.

Iya, cuma jual 2 produk:
Casing Iphone anu anu dan Gelang anu.

2 hari lalu, dia kembali menunjukkan 1 produk gelang yang sangat simpel, produksi BALI, yang dijual diluar negri, dengan harga 30 kali lipat, dan laris seperti kacang goreng.

"Kayak gitu aja laris?”, tanya saya heran.
"Iya Mas J, perkiraanku sekitar 20 ribuan set udah terjual (dari suatu toko online).”, jawab dia.

...dikali aja $ 22 per set. ‪#segerr

Kadang, bahkan seringkali kita berpikir terlalu rumit dan berusaha membuat inovasi WoW WoW WoW dalam bisnis. Tapi belum tentu inovasi itu diperlukan atau diinginkan oleh pasar. Justru ide yang terkesan sepele, malah boom laris manis.

Apa salahnya?

Karena kita tak bicara berdasar data, tapi berdasar 'feeling', yang tak akurat. Tak harus jadi yang pertama, jika sudah ada yang pionir yang belum terkenal dan belum merata distribusinya. Ibaratnya, numpang survei dari mereka yang sudah trial error atau membuka pasar.

Masalahnya adalah, bagaimana kita tahu suatu produk ada tanda-tanda akan boom..?

Riset..!!!

"Kerendahan hati membuka pintu keilmuan, kemudian rejeki..”

Salam,

Jaya Setiabudi

Senin, 21 November 2016

Ngaji bisnis 1

Bismillah... ngaji bisnis lagi yuk...

Ndak sengaja nemu poster bagus dari linimasa nya Ayahanda Subiakto Priosoedarsono, Mbahnya Branding negeri ini...

"Branding adalah seni untuk menjadi diketahui, disukai dan dipercaya."

Menurut Saya ini adalah saripati paling tepat sepanjang Saya mendapatkan berbagai istilah pada proses branding.

Branding memang tidak hanya sekedar proses untuk diketahui, tetapi bagaimana agar Anda disukai.. dan juga untuk kemudian dipercaya. Jika ketiganya sudah menyatu pada produk Anda, maka disitulah kejayaan brand terjadi. Disitulah tarikan pasar terjadi tanpa henti. Hal itu terjadi karena pasar sudah percaya, pasar sudah yakin bahwa produk Anda baik dan terbaik. Maka lahirlah loyalitas dan pembelaan tak berkesudahan.

Mari kita bahas satu demi satu... ijinkan CEO yang "hobi ngajar" ini menjelaskan hal sakral akan branding... salim dulu sama para Guru Branding.. hehehehe..

1. KNOWABLE

Dikenali, diketahui. Mungkin ini padanan yang tepat untuk langkah awal dari sebuah aktivitas branding. Anda harus bekerja untuk memperkenalkan produk Anda ke Masyarakat. Market harus dibuat ngeh atau "aware" dengan produk Anda.

Maka disinilah fungsi merk. Merk adalah nama produk. Dan logo merupakan tanda sebuah merk. Konsistensi sebuah logo, warna, akan memudahkan market mengenali diri Anda. Janganlah hadir berubah-ubah bentuk, karena itu akan membuat market bingung.

Teori KNOWABLE ini bukan hanya digunakan untuk mengenalkan produk, tetapi bahkan untuk mengenalkan seorang sosok.

Jamil Azzaini, Inspirator Sukses Mulia | tagline ini konsisten beliau kenakan sepanjang karirnya. Bahkan dalam berpakaian pun, Pak Jamil konsisten mengenakan Batik. Ini proses menghadirkan identitas berulang-ulang di benak market.

Pak Bi selalu memakai kaos hitam, celana jeans, konsisten. Hal ini juga sama. Proses konsistensi identitas ini dilakukan kontinu. Sehingga benak kita mengenalinya secara khas.

Aa Gym dengan surbannya, Arifin Ilham dengan baju putihnya, diawal-awal ... Yusuf Mansur pun memakai sarung dan koko secara konsisten. Semua adalah identitas yang memudahkan market mengenali mereka. Dan akhirnya identik disetiap benak market.

Pada produk, proses knowable ini harus difikirkan secara matang. Sebelum berbicara tentang proses pengenalannya, yang paling penting dirancang adalah penentuan identitas yang fix terlebih dahulu. Ini yang krusial.

Tentukan merk, logo, identitas, serta ikatan emosi seperti apa yang ingin Anda bangun. Turunanya bisa memanjang pada kemasan, bungkus, poster, hingga alat komunikasi lainnya.

Berkenalanlah.. dan proses berkenalan akan berhasil jika Anda menyadari nama Anda, dan tidak berubah-ubah nama pada proses berkenalan berikutnya. Oke ya? Got it?

2. LIKABLE

Proses kedua adalah disukai. Proses pertama akan menjadi sia-sia jika Anda tidak melakukan proses kedua ini.

Menjadi disukai ini, bukan berarti Anda tidak punya haters. Fokusnya adalah : Anda harus disukai target pasar Anda. Maka disinilah pentingnya Anda mengetahui target pasar Anda, lalu memahami kejiwaannya. Agar Anda bisa membajak isi hatinya, untuk menyukai Anda. Hehehehe...

Tentukan target marketnya. Misalnya Anda ingin menjual baju muslim anak. Usernya anak-anak, berarti buyernya adalah Mama nya. Mama-mama di segmen usia berapa yang sekiranya punya anak kecil 0 sd 8 tahun? Kira-kira, mamah-mamah di usia 20 sd 35 tahun kan?

Oke, target market Anda adalah Mamah Muda aka Mahmud yang berusia 20 sd 35 tahun. Maka mereka adalah para muslimah yang lahir pada medio 1980 sd 1996. Apa sekiranya yang menjadi perilaku mereka? Apa kesukaan mereka? Bagaimana cara mereka berfikir?

Muslimah yang lahir di range tahun 1980 sd 1996 dapat dipastikan akrab dengan gadget, khususnya wanita muslimah di perkotaan. Besar dengan sinetron bella vista, bukan perempuan biasa, doraemon dan candy-candy. Mengalami masa kepemimpinan presiden mulai dari Soeharto, Habibie, Gus Dur, SBY, hingga Jokowi.

Maka karakternya pasti reformis, terbiasa dengan perubahan, dinamis, kritis, egaliter dan sedang bertarung di kelas menengah.

Jika profiling ini sudah dilakukan, maka kita harus mencari celah jiwa... apa yang sekiranya mereja sukai? Copywriting seperti apa yang mereka senangi? Warna seperti apa yang fit dengan mereka? Bahasa seperti apa yang cocok untuk mereka?

Semuanya harus difikirkan agar produk Anda dapat disukai. Jadi jangan asal dikenal, tetapi juga dikenal menyenangkan, asyik, dan akhirnya orang suka. Disinilah tantangan seorang marketer. Market harus dibuat TAHU dan SUKA.

3. TRUSTABLE

Puncak dari proses branding adalah membuat market percaya kepada Anda. Disinjlah reputasi terbentuk. Tidak heran jika dalam video pendek ZARA di YouTube, ZARA menyatakan bahwa mereka tidak pernah melakukan placement iklan. Yang mereka lakukan hanya membangun reputasi. Bikin produk yang bagus, cepat, dan terbatas.

Maka, seorang pebisnis harus memastikan produknya baik, agar kemudian market percaya kepada Anda. Jika Anda menghadirkan layanan jasa, apa yang Anda janjikan haruslah terdeliver sempurna bahkan harus lebih baik.

Jika Anda memiliki sekolah bisnis online, dan Anda menjanjikan 3 video setiap pekannya, maka Anda harus mempublish 3 video setiap pekan. Konsisten. Jangan bolong-bolong. #uhuk

Bahkan kalo perlu tambahkan dengan video LIVE dua arah. Ajak member berdiskusi, agar apa yang anda deliver, melebihi ekspektasi pasar. #uhuklagi

Jika jualan Bakso, pastikan baksonya bisa dikunyah, layak dimakan, enak, dan membuat kangen. Karena ikatan emosi brand akan terjadi pada gigitan pertama. Maka jagalah kualitas produk Anda, karena itulah sejatinya proses branding.

Mengecap produk adalah gabungan dari ketiga proses diatas. KNOWABLE terjadi saat dia memegang kemasan produk Anda, LIKABLE terjadi saat dia merasakan pengalaman bersama produk Anda dan TRUSTABLE terjadi saat dia puas dengan produk Anda.

"Aku Kenal, Aku suka dan Aku Percaya.."

Jika kalimat tersebut sudah terucap dimulut market.. selamat kepada Anda.. Anda sudah memasuki maqom derajat "BRAND HEAVEN"

Semoga manfaat..
Kalo mau share mah share ajah.. semua tulisan Saya bisa dishare bebas...
Kalo mau like ama komen apalagi..

Eh iya lupa.. kalo mau langganan tulisan Saya gratis via WA... silakan kirim nama-domisili kirim via WA 081288407094 (Zid Club)

Yang mau belajar bisnis serius, silakan daftar dan bayar ke duakodikartika.com ... semua seminar off air Saya rekam dan letakkan disana...mangga dicoba..

Rendy Saputra
CEO KeKe Busana